Disney - Mickey Mouse

Friday, 27 June 2014

Jawabanmu


Kamu meranggang waktu dengan jarak lalu menghilang begitu saja, lalu aku terlalu rindu menanti kabarmu yang kini entah seperti apa ? aku tidak lagi mengerti harus menggunakan hatiku yang mana lagi untuk menutupi rindu yang begitu beratnya memanggil namamu, segala cara telah aku coba untuk menjalani hidupku tanpamu, iya… aku dengan baik menjalani hidupku tapi tidak sedetikpun aku lewati tanpa memikirkanmu, selalu saja bayang itu ada disetiap waktuku, berputar dikepalaku, sedang apa kamu disana ? sehatkah dirimu ? bahagiakah disana ? sudahkah ada dia disampingmu ? masihkah aku disana ? sebagai penutup dari segala pertanyaanku yang selalu saja mengusik tanya dalam hati.


Bila saja kata “seandainya” mampu diluapkan dalam nyata, tapi yasudahlah semua telah terjadi, bahkan untuk bicara secara hati bahwa aku masih mencintaimu pun akan percuma, tidak akan membuatmu percaya bahwa ada hal lebih penting dari sekedar status kita yang berubah, kenyataannya kau tetap saja pria yang aku cintai dan terpenting untukku, bagiku saat ini hanya kabar terbaik darimu, bila sekalipun ada wanita lain disana yang mampu menjagamu, menjadi teman ceritamu, dan meyayangimu lebih, aku akan lebih ikhlas untuk belajar menerima kenyataannya bahwa pada akhirnya kamu akan lupa dan tidak lagi mencintaiku seperti dulu….

Aku tidak lagi peduli sakit dan luka yang ada pada hatiku, yang aku ingin saat ini aku melihatmu baik-baik saja, taukah bagaimana rasanya letih mencari orang yang tersayang yang hilang tanpa meninggalkan jejak sedikitpun ? itu lebih dari sakit…
Bisakah sekali ini saja dengar aku, mohon jangan sembunyi seperti ini, aku sudah kehabisan cara untuk mencari tau tentang kabarmu, taukah hal yang membuat aku sedih saat harus berdiri tidak melihatmu dan tidak ada disaat masa tersulitmu…
Egoiskah aku yang ingin kau tetap ada dalam sepenglihatanku ??
Jujur ini sungguh menyiksaku, seperti orang bodoh yang selalu saja stalking media social dan menanyakan pada seluruh teman2mu yang kau kunci entah dengan kata apa hingga membuat mereka tidak lagi menjawab pertanyaanku tentang kamu !!
Rasanya ingin marah dan pergi kerumahmu lalu memelukmu tanpa batas jeda, tapi aku tahu ini caramu satu-satunya untuk lupa dan mengubur aku jauh-jauh, aku tidak ingin merusak hal yang sudah hampir 6 bulan ini kamu lakukan, aku tidak mau mengusikmu lagi,

Hanya saja terlalu sakit saat aku ingat hari lahirku dan cokelat itu…sakit…
Kenapa harus pergi setelah memberi indah ? tidakkah mampu kau dengar hatiku ?
Salahkah aku yang melewati batas sabarmu ? tidak bisakah kau perlakukan aku sama dengan dia ? dia wanita yang mampu mengetahui segala aktifitasmu, dia yang bisa dengan leluasa stalking media sosialmu, dia yang masih mampu menemukanmu bahkan mampu menyentuhmu, aku iri dengan dia ! dia yang selalu saja kau sebut namanya sebagai tanggung jawabmu meski telah berpisah, apakah dia lebih penting dari aku ? apa menjaga perasaanya lebih dari segalanya dibanding perasaanku ? lalu apa ini juga yang kamu bilang tentang cinta ? iya mungkin cintamu dengannya bukan aku. Dia beruntung mampu mendapat ruang itu tapi tidak dengan aku, selalu saja kau tutup jalan kearahmu, dan pada akhirnya kau akan bilang bahwa aku tidak berjuang untukmu, tidak seperti dia.
Mungkin dia lebih baik dari aku lalu kenapa harus bilang cintamu untukku bukan dia ?

Egokah aku akan ini ?
Taukah betapa sakitnya seperti ini ?
Mampukah paham artimu untukku ?
Bisakah sedikit saja buka jalan itu ? aku tidak akan mengusikmu, aku juga tidak akan memanggilmu untuk kembali, aku juga tidak akan mengganggu hubunganmu dengan pasanganmu, aku hanya ingin selalu tahu bawa kau baik-baik saja dan ada dalam sorot mataku, itu saja cukup ! bagiku luka apapun yang disebabkan olehmu tidak akan ku pedulikan, buatlah sesuka hatimu, campakan saja hati yang telah usang disana, atau aku akan berikan kuncinya agar mudah kau buang, hina saja hati itu, aku tidak peduli !!


No comments:

Post a Comment