ketika hati tak lagi tahu arah ketika amarah hanya sebuah jawaban ketika kaki tak lagi tahu melangkah
dan ketika dunia tak lagi memberi rasa hanya yang ESA yang mampu
menenangkan
Kamu
meranggang waktu dengan jarak lalu menghilang begitu saja, lalu aku terlalu
rindu menanti kabarmu yang kini entah seperti apa ? aku tidak lagi mengerti
harus menggunakan hatiku yang mana lagi untuk menutupi rindu yang begitu beratnya
memanggil namamu, segala cara telah aku coba untuk menjalani hidupku tanpamu,
iya… aku dengan baik menjalani hidupku tapi tidak sedetikpun aku lewati tanpa
memikirkanmu, selalu saja bayang itu ada disetiap waktuku, berputar dikepalaku,
sedang apa kamu disana ? sehatkah dirimu ? bahagiakah disana ? sudahkah ada dia
disampingmu ? masihkah aku disana ? sebagai penutup dari segala pertanyaanku
yang selalu saja mengusik tanya dalam hati.